Ayo Download Ubuntu Lucid Lynx (10.04) dan Kenali Fitur Barunya  

Minggu, 09 Mei 2010


Wah akhirnya Ubuntu baru yaitu Lucid Lynx sudah siap didownload neh. Versi ini merupakan versi LTS yang merupakan kependekan dari Long Time Support jadi Anda bisa mendapatkan 3 tahun dukungan teknis untuk Desktop dan 5 tahun untuk Server.
Apa yang baru di Ubuntu 10.04 ini?

1. Theme default baru: Ada dua pilihan yaitu Ambiance (Black) dan Radiance (White).
2. Waktu Booting Lebih Cepat: hanya kurang dari 10 detil di Dell Mini 10 (Netbook dengan prosesor 1.5 GHZ)
3. Gnome 2.30
4. MeMenu : Menu baru ini menggantikan menu untuk user aktif
5. Aplikasi-aplikasi baru:
* Gwibber merupakan platform microblogging
* PiTiVi, Video editing software
* OpenOffice.Org 3.2
* Ubuntu One Music Store untuk membeli musik online
* Firefox 3.6
* Simple Scan untuk scan
6. Linux Kernal 2.6.32 yang merupakan kernel linux yang mengalami banyak peningkatan kecepatan
Ayo download Ubuuntu Lucid Lynx sekarang juga di : http://www.ubuntu.com/getubuntu/download

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Symbian Foundation Merilis Web app Toolkit untuk Symbian 3  


Symbian Foundation sudah merilis alat bantu pengembangan aplikasi web untuk platform mobile open source Symbian 3.
Menurut mereka, siapa saja yang bisa membuat halmana web bisa membuat aplikasi untuk Symbian 3 karena skill yang mereka perlukan hanya lah tool standar seperti HTML, CSS dan Javascript.


Tersedia Javascript API untuk mengakses data kontak, kamera, akselerometer dan lokasi. Aplikasi ini tersedia baik untuk Windows, Mac maupun Linux. Untuk saat ini hanya Nokia N8 ponsel yang sudah mendukung Symbian 3.

Anda bisa mendownload web app toolkit untuk Symbian 3 ini di : http://developer.symbian.org/main/tools_and_kits/symbian3_developer/index.php

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Trik Bikin Multibooting Windows 7  

Senin, 02 November 2009

Daripada membeli computer baru, ada 2 cara lain untuk meng-instal Windows 7, yakni dengan multiboot atau menjalankan satu OS dalam virtual computer di dalam OS lain.Windows 7 sendiri memiliki skema booting dengan Windows Vista yang disebut Boot Configuration Data atau BCD. BCD lebih kompleks dan tidak kompatibel dengan skema booting yang ada di versi Windows lainnya.Sementara untuk Windows 2000 dan XP, user dapat melakukan boot dari OS yang dipilih.
Jika ingin setup computer yang dapat booting beberapa OS Windows yang berbeda versi, maka Anda sebaiknya mengikuti aturan berikut :

* Anda bisa meng-instal setiap OS ke dalam volume disk yang berbeda, atau membuat multi partisi berbeda di satu harddisk, atau menggunakan multi harddisk.
* Jika Anda meng-instal multi versi Windows 7 di computer yang sama, maka Anda harus meng-instal setiap versi dalam volume disc yang terpisah.
* Meng-instal versi Windows dimulai dari yang versi lama ke baru, seperti contoh mulai dari Windows Me, kemudian XP, baru Windows 7.
* Untuk meng-instal OS lain seperti Linux, Anda perlu boot manager yang dapat mengetahui OS yang berbeda ketika digunakan.

Di Windows 2000 dan XP, program boot sector boot partition memiliki ntldr yang akan membaca file boot.ini di root directory dan kemudian load Windows.

Sedangkan untuk boot sector Vista dan Windows 7 akan me-load file bernama bootmgr dari root directory, yang memiliki set program dan DLL di folder boot, yang kemudian akan membaca file BCD, lalu load Windows.

Dalam konfigurasi multiboot Windows 7, file root directory bootsect.bak merupakan copy dari boot sector pre-Windows 7 atau boot sector versi XP.

Kemudian bisa memilih Legacy dari boot menu Windows 7 dan menjalankan program boot sector aslinya. Impact boot menu Windows 7 hanya bisa untuk Windows 7, Vista dan Windows Server 2008.

Untuk membuat instalasi multiboot di computer dimana di dalamnya terdapat Windows Vista, maka Anda bisa mengikuti prosedur berikut :

* Masukkan DVD Windows 7 ke DVD drive computer. DVD akan memainkan AutoPlay dan menampilkan dialog box Install Windows. Jika tidak, klik ganda program setup.exe di folder DVD Windows 7.
* Untuk men-download, install dan gunakan Windows 7 Upgrade Advisor, klik link Check Compatibility Online untuk memulai upgrade ke Windows 7, click link Install Now.
* Dalam dialog box Get Important Updates for Installation, akan diminta apakah user ingin download update file install Windows 7.
* Dalam dialog box Please Read the License Terms, pastikan Anda membaca dan mengerti End User Licensing Agreement (EULA). Pilih I Accept the License Terms, klik Next.
* Dalam dialog box Type Your Product Key for Activation, masukkan product key Windows 7, dan pastikan pilihan Automatically Activate Windows When I'm Online telah dicentang, untuk mengaktifkan Windows Product Activation. Setelah memasukkan product key, tekan Next.
* Dalam dialog box Which Type of Installation Do You Want?, pilih Custom (Advanced) karena Anda menjalankan instalasi multiboot Windows 7, bukan upgrade.
* Dalam dialog box Where Do You Want to Install Windows?, Anda dapat memilih partisi dimana Anda akan meng-instal Windows 7, klik Next.
* Ikuti prosedur yang ada di bawah Typical Clean Setup Procedure hingga akhir.
* Jika Anda berencana untuk meng-instal Windows 7 versi lain di komputer yang sama, maka Anda bisa me-rename title versi yang sudah tercantum di boot menu. Anda dapat mengecek boot menu Windows 7 setelah komputer di-restart

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Trik Buka Sistem File yang Diproteksi  

Bila Anda sempat memperhatikan, ada perubahan mendasar dari sistem Windows 7, yaitu adanya system file yang terproteksi dan tidak bisa dilihat. Sebenarnya, perubahan tersebut sudah ada sejak lahirnya Windows XP. Dalam Windows 7, Anda tidak lagi bisa melihat file system seperti Autoexec.bat, Config.sys, atau MsDOS.sys dalam Windows Explorer. Bagi Anda mungkin saja file – file tersebut tidak diperlukan. Akan tetapi lain soal jika Anda ingin membongkat system Windows 7.
Berikut ini langkah untuk membuka dan melihat file system yang terproteksi:

1. Klik start menu Windows > Computer
2. Pada Window Explorer yang tersedia, klik Organize > Folder search and options.
3. Klik tab View, pilih dengan memberi tanda centang pada Show hidden files and folder, nonaktifkan pilihan Hide protected operating system file, klik OK.
4. Anda bisa melihat file system yang tadinya terproteksi dan tidak terlihat.

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Design by Amanda @ Blogger Buster