Mencuri BAndwitch pada Mozilla  

Senin, 12 Oktober 2009

Mencuri Bandwidth Melalui Mozilla
Ada banyak cara untuk mengakali koneksi internet yang lambat, apalagi Anda menggunakan akses internet di warnet-warnet yang kebanyakan mereka telah membatasi bandwidth setiap komputernya. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba :

1). Buka Browser Mozilla Firefox
2). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:CONFIG
3). Cari string di bawah ini : ( pastikan semua srting dibawah “TRUE”)
contoh menggantingnya :
NETWORK.HTTP.PIPELINING FALSE ==> klik kanan dan pilih “Toggle”
NETWORK.HTTP.PIPELINING TRUE
NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS 64
NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING TRUE
NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS FALSE >INTEGER
5). Ketik : NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY Beri Nilai 0
6). Kemudian REFRESH atau Tekan F5
7). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:BLANK
Klik Menu:
Untuk OS Windows XP TOOLS>>OPTIONS>>WEB FEATURES
Untuk OS Linux ( Vector ) EDIT >> PREFERENCES
Untuk Setting yang berbeda di beberapa OS EDIT >>ADVANCED
9). Pada Option:
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE Beri Tanda Check Box Untuk mengaktifkan
10).Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )
11).Masuk Ke Link Ini :
https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?applicationfiltered=firefox&id=125
atau :
https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?id=125&applicationfiltered=firefox
12).Download Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4
13).Setelah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE
14).Klik Tanda X (tutup)Yang Ada Di Pojok Kanan Atas Dari POP UP Window Yang Muncul
15).Tutup Semua Browser Mozilla FireFox,
16).Kemudian Buka Lagi Untuk Mengaktifkan Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Yang sudah di Install Tadi
17).Kalo Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi & Address Bar.
Sekarang Browser Mozilla Siap Untuk Digunakan
Catatan :
* Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini selain untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser Mozilla FireFox, Engine-nya Juga Berpengaruh terhadap Kecepatan Koneksi Internet
* Cara Ini Sangat Efektif Bila Digunakan Di Warnet Yang Padat Pengunjung untuk Menyedot Bandwidth ( Mayoritas kecepatan akses Internet ) Ke Komputer Yang Sedang Anda Pakai
* Perubahan Yang Signifikan Terjadi Pada koneksi Internet Dengan BROADBAND / VSAT.

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Mencari kecerdasan dengan Google  

Google digunakan sebagai salah satu mesin pencari yang powerfull untuk mencari informasi yang tepat dan akurat. Pencarian informasi secara akurat, cepat dan tepat didasari oleh berbagai macam motif dan tujuan, terlepas dari tujuan itu baik atau buruk. Dibawah ini akan dijelaskan tentang perintah khusus pada Google, dan akan dijelaskan pengertian dan penggunaan dari tiap – tiap perintah untuk mendapatkan informasi tersembunyi dan sangat penting. Perintah – perintah tersebut antara lain :

1. ”intitle:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan judul yang mengandung informasi pada topik yang dimaksud.
Sebagai contoh pada pencarian, “ intitle: password admin “ ( tanpa tanda kutip ). Pencarian akan mencari page yang mengandung kata “ password “ sebagai judulnya dengan prioritas utama “admin” .
Jika pada pencarian terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks allintitle: untuk pencarian secara lengkap. Sebagai contoh pada pencarian “allintitle:admin mdb”. Maka pencarian akan dibatasi pada dua subjek utama judul yaitu “admin” dan “mdb”.
2. “inurl:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan semua URL yang hanya berisi kata kunci informasi yang dimaksudkan. Sebagai contoh pencarian dalam pencarian,”inurl : database mdb”.
Pencarian akan menghasilkan semua URL yang hanya mengandung informasi tentang “database mdb “. Hal yang sama juga berlaku pada sintaks ini, jika terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks “allinurl:” untuk mendapatkan list url tersebut.
Sebagai contoh pencarian “allinurl: etc/passwd“ , pencarian akan menghasilkan URL yang mengandung informasi tentang “etc” dan “passwd”. Tanda garis miring slash (“/”) diantara dua kata etc dan passwd akan diabaikan oleh mesin pencari Google.
3. “site:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian suatu query informasi berdasarkan pada suatu situs atau domain tertentu. Sebagai contoh pada pencarian informasi: “waveguide site:ugm.ac.id” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan mencari topic tentang waveguide pada semua halaman yang tersedia pada domain ugm.ac.id.
4. “cache:” akan menunjukkan daftar web yang telah masuk kedalam indeks database Google, yang berhasil didapatkan oleh Google Crawler. Sebagai contoh:
“cache:detik.com”, pencarian akan memperlihatkan list yang disimpan pada Google untuk page deffcon.org.
5. “filetype:” ialah sintaks perintah pada Google untuk pencarian data pada internet dengan ekstensi tertentu (i.e. doc, pdf or ppt etc). Sebagai contoh pada pencarian : “filetype:pdf” “Linux Hacking” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan menghasilkan file data dengan ekstensi “.pdf” yang mengandung kata Linux dan Hacking.
6. “link:” ialah sintaks perintah pada Google yang akan menunjukkan daftar list webpages yang memiliki link pada webpage special. Sebagai contoh:“link:www.jasakom.com” akan menunjukkan daftar webpage yang memiliki point link pada halaman situs Jasakom.
7. “related:” sintaks ini akan memberikan daftar web pages yang serupa dengan web page yang di indikasikan.Sebagai contoh: “related:www.jasakom.com”, pencarian akan memberi daftar web page yang serupa dengan homepage Jasakom.
8. “intext:” sintaks perintah ini akan mencari kata kata pada website tertentu. Perintah ini mengabaikan link atau URL dan judul halaman. Sebagai contoh :
“intext:admin” (tanpa tanda petik), pencarian akan menghasilkan link pada web page yang memiliki keyword yang memiliki keyword admin.
Dengan menggunakan beberapa kata kunci di atas, Google akan menjadi “pedang” yang bisa dimanfaatkan untuk menggali informasi yang tersembunyi, tak terduga, bahkan sangat penting bagi suatu pihak. Beberapa pihak yang rajin melakukan auditing (pemeriksaan ) keamanan suatu sistem melalui jaringan internet biasanya menggunakan google sebagai sarana praktis untuk footprinting (penggalian data sistem yang akan diaudit). Pada kesempatan mendatang, akan kita coba menguak beberapa rahasia yang bisa didapat, hanya dengan google dan kecerdasan otak kanan kita.

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Mencari kecerdasan dengan Google  

Google digunakan sebagai salah satu mesin pencari yang powerfull untuk mencari informasi yang tepat dan akurat. Pencarian informasi secara akurat, cepat dan tepat didasari oleh berbagai macam motif dan tujuan, terlepas dari tujuan itu baik atau buruk. Dibawah ini akan dijelaskan tentang perintah khusus pada Google, dan akan dijelaskan pengertian dan penggunaan dari tiap – tiap perintah untuk mendapatkan informasi tersembunyi dan sangat penting. Perintah – perintah tersebut antara lain :

1. ”intitle:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan judul yang mengandung informasi pada topik yang dimaksud.
Sebagai contoh pada pencarian, “ intitle: password admin “ ( tanpa tanda kutip ). Pencarian akan mencari page yang mengandung kata “ password “ sebagai judulnya dengan prioritas utama “admin” .
Jika pada pencarian terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks allintitle: untuk pencarian secara lengkap. Sebagai contoh pada pencarian “allintitle:admin mdb”. Maka pencarian akan dibatasi pada dua subjek utama judul yaitu “admin” dan “mdb”.
2. “inurl:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan semua URL yang hanya berisi kata kunci informasi yang dimaksudkan. Sebagai contoh pencarian dalam pencarian,”inurl : database mdb”.
Pencarian akan menghasilkan semua URL yang hanya mengandung informasi tentang “database mdb “. Hal yang sama juga berlaku pada sintaks ini, jika terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks “allinurl:” untuk mendapatkan list url tersebut.
Sebagai contoh pencarian “allinurl: etc/passwd“ , pencarian akan menghasilkan URL yang mengandung informasi tentang “etc” dan “passwd”. Tanda garis miring slash (“/”) diantara dua kata etc dan passwd akan diabaikan oleh mesin pencari Google.
3. “site:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian suatu query informasi berdasarkan pada suatu situs atau domain tertentu. Sebagai contoh pada pencarian informasi: “waveguide site:ugm.ac.id” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan mencari topic tentang waveguide pada semua halaman yang tersedia pada domain ugm.ac.id.
4. “cache:” akan menunjukkan daftar web yang telah masuk kedalam indeks database Google, yang berhasil didapatkan oleh Google Crawler. Sebagai contoh:
“cache:detik.com”, pencarian akan memperlihatkan list yang disimpan pada Google untuk page deffcon.org.
5. “filetype:” ialah sintaks perintah pada Google untuk pencarian data pada internet dengan ekstensi tertentu (i.e. doc, pdf or ppt etc). Sebagai contoh pada pencarian : “filetype:pdf” “Linux Hacking” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan menghasilkan file data dengan ekstensi “.pdf” yang mengandung kata Linux dan Hacking.
6. “link:” ialah sintaks perintah pada Google yang akan menunjukkan daftar list webpages yang memiliki link pada webpage special. Sebagai contoh:“link:www.jasakom.com” akan menunjukkan daftar webpage yang memiliki point link pada halaman situs Jasakom.
7. “related:” sintaks ini akan memberikan daftar web pages yang serupa dengan web page yang di indikasikan.Sebagai contoh: “related:www.jasakom.com”, pencarian akan memberi daftar web page yang serupa dengan homepage Jasakom.
8. “intext:” sintaks perintah ini akan mencari kata kata pada website tertentu. Perintah ini mengabaikan link atau URL dan judul halaman. Sebagai contoh :
“intext:admin” (tanpa tanda petik), pencarian akan menghasilkan link pada web page yang memiliki keyword yang memiliki keyword admin.
Dengan menggunakan beberapa kata kunci di atas, Google akan menjadi “pedang” yang bisa dimanfaatkan untuk menggali informasi yang tersembunyi, tak terduga, bahkan sangat penting bagi suatu pihak. Beberapa pihak yang rajin melakukan auditing (pemeriksaan ) keamanan suatu sistem melalui jaringan internet biasanya menggunakan google sebagai sarana praktis untuk footprinting (penggalian data sistem yang akan diaudit). Pada kesempatan mendatang, akan kita coba menguak beberapa rahasia yang bisa didapat, hanya dengan google dan kecerdasan otak kanan kita.

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Mematikan Autorun  

Terkadang kita saat masuk-in Flasdisk atau CD langsung muncul autorun,
mungkin ga masalah kalau itu Flasdisk/CDnya ga da virus, tapi kalo ternyata ada virus, wah jadi berabe...nanti komputer kita

Nah lebih baik non aktifin aja sistem autorun di komputer kita !!
dengan cara mematikan secara permanen lewat regedit :
1. Klik Start-Run dan ketikkan regedit.
2. Browse ke alamat registry berikut
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
3. Kemudian klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun.
4. Isi Value data dengan ff yang berarti fungsi Autorun akan dimatikan.
5. Klik OK.
6. Keluar dan restart komputer anda.
Atau dengan cara tekan SHIFT 60 detik saat memasukan Flasdisk/CD.

Woco sek yoooo......
AddThis Social Bookmark Button
Link ke posting ini


Design by Amanda @ Blogger Buster